Jumat, 19 Juni 2020

Tiba Pertama kalinya di negara dengan julukan Kota Mode

IG : Ktetty 

Assalamualaikum,, 

    Bulan ini, tepat setahun lalu saya tiba di Kota Mode ini. Iya tepatnya di Negara Perancis, buat saya dan orang sunda pada umumnya Perancis mungkin hanyalah bahan guyonan ¨Peranakan Ciamis, atau Parapatan Ciamis¨ atau apalah itu. Yang jelas saya yang tadinya hanya orang kampung ternyata bisa kesampean menginjakan kaki bahkan tinggal di negara ini. Rencana Allah lain, Ia takdirkan saya berjodoh dengan seorang pria yang tinggal 12.000 Km dari Jawa Barat.
    Tahun lalu saya tiba di bandara Charles de Gaulle (CDG) tepatnya tanggal 14 Juni 2019 setelah menempuh perjalanan 13 jam dari Kuala Lumpur - Malaysia. Semua terasa mudah, (mungkin..... karena semangat pengantin baru, setelah terpisah hampir 2 bulan lebih, kepingin buru-buru ketemu suami dan ingin segera berfoto di Eiffel Tower ikonnya negara ini. hehehe 😁)

    Bagaimana dengan keluarga di Bandung?. Sedih sih harus jauh dari orangtua dan keluarga. Mekipun dari sejak SMK dulu sudah terbiasa jauh dari rumah. Namun hal ini pasti akan terjadi, terlebih sudah dipikirkan sejak memutuskan untuk menerima khitbahnya 15 Januari 2019 lalu. Konsekuensi yang harus diterima ketika menikah dengan beda negara. Dan harus tinggal di negara suami.

    Selanjutnya, cerita kehidupan kedua ini, bukan hanya soal bahagia akhirnya sah menyandang gelar seorang ïstri¨ karna tinggal bersama suami. Banyak hal lho yang harus pintar-pintar menyesesuaikan diri mudai dari hal berumah-tangga (sifat, karakter dan kebiasaan seorang suami bertemu dengan keluarga besarnya) belum lagi menyesuaikan dengan hal-hal umum disini, mulai dari hal yang sangat mendasar sekali toilet (yang faktanya orang sini ga butuh air untuk pergi ke toilet, apapun tujuannya), peralatan rumah, makanan, yang terakhir Bahasa (meskipun saya belum pernah sama sekali belajar Bahasa Perancis, saat itu saya masih dalam zona Nyaman karna bersama suami-pun saya menggunakan bahasa Inggris, begitu pula dengan adik-adiknya, dan masyaAllah meskipun ibu mertua hanya berbahasa Arab dan Perancis kami berdua saling megerti satu sama lain, yang saya bayangkan mungkin begitulah bahasa seorang ibu dengan bayinya. Kami terkadang menggunakan bahasa Al-Quran untuk menjelaskan sesuatu yang ingin kami ungkapkan).

    

    



Tiba Pertama kalinya di negara dengan julukan Kota Mode

IG : Ktetty  Assalamualaikum,,       Bulan ini, tepat setahun lalu saya tiba di Kota Mode ini. Iya tepatnya di Negara Perancis, buat saya da...